8:54 PM

Dampak UU Pornoaksi dan Pornografi





Jakarta-RoL– Akses terhadap pornografi dapat melahirkan dampak eskalatif karena pornografi mempunyai sifat adiktif bagi penikmatnya, kata pakar komunikasi Ibnu Hamad di Jakarta Minggu.
“Bila seseorang suka mengakses situs pornografi, ia akan ketagihan untuk melihatnya lagi dan lagi sehingga hal itu menjadi kebiasaan yang sulit dihentikan,” katanya.
Oleh sebab itu, Ibnu termasuk salah satu intelektual yang mendukung pengesahan RUU Pornografi menjadi UU Pornografi.
Menurut dia, masyarakat harus kritis untuk tidak memilih stasiun televisi yang suka menayangkan pornografi dan kritis terhadap pengiklan yang mensponsori film-film yang menonjolkan pornografi.
Ibnu menilai, penolakan pihak-pihak tertentu terhadap RUU Pornografi karena dilatarbelakangi oleh unsur bisnis. Dia menambahkan, pornografi dalam era kapitalisme menjadi komoditas yang mendatangkan keuntungan finansial yang besar.
“Penolakan terhadap RUU APP mencerminkan kekhawatiran atas bakal menyusutnya keuntungan dari bisnis pornografi,” katanya.
Dia menambahkan, media massa cenderung mendukung pornografi karena tayangan berciri erotik sering memiliki peringkat atau “rating” tinggi. “Mestinya media massa ikut menjalankan fungsi sosialnya untuk mempertahankan integritas moral bangsa,” katanya.
Media cetak dan elektronik dewasa ini tak ragu menjual pornografi demi mengejar keuntungan. Ini sangat disayangkan, katanya. antara/pur

http://www.republika.co.id/online_detail.asp?



Di abad yang serba modern ini, segala informasi mudah dan cepat didapt. Baik melalui media cetak maupun elektronik. Hal ini terbukti dengan adanya kebebasan pers dimana –mana dan merebaknya internet, handphone ( HP ), CD dan VCD.
Seiring dengan kemajuan zaman yang serba canggih, keberadaan mass media sangatlah dibutuhkan dalam menunjang kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi ( IPTEK ).
Kalau ditinjau dari segi manfaatnya, memang sangat diperlukan. Namun apabila si pengguna alat – alat elektronik tersebut lepas kontrol, jelas – jelas akan membawa mudorot sebab dapat mempengaruhi jiwanya dan fatal akibatnya. Bagaimana tidak ?
Melalui alat –alat elektronik tersebut sering kita jumpai gambar-gambar yang seronok yang dapat membangkitkan gairah seksual bagi yang membuka situsnya. Maka dari itu, Pemerintah mengambil suatu kebijakan yaitu dengan mengeluarkan UU pornografi dan pornoaksi.
Dengan adanya UU pornografi dan pornoaksi ini diharapkan para pengguna alat-alat elektronik akan lebih berhati – hati dan menyadari akibat yang ditimbulkan. Apabila tetap melanggar peraturan yang telah dibuat oleh pemerintah, maka akan dikenakan sanksi atau denda.

0 komentar: